Home / Uncategorized / 5 Alasan Luis Mila Di Pertahankan

5 Alasan Luis Mila Di Pertahankan

5 Alasan Luis Mila Di Pertahankan – Indonesia mendapatkan berita kurang mengenakkan saat bertemu dengan Uni Emirat Arab di set 16 besar cabang berolahraga sepakbola Asian Games 2018. Team bimbingan Luis Milla itu tidak berhasil mencetak kemenangan serta mesti tersisih sesudah kalah beradu penalti 4-3.

Hasil ini membuat sedih semua pihak. Masalahnya wasit yang pimpin laga membuat banyak ketetapan kontroversial yang merugikan Tim nasional Indonesia.

Shaun Evans asal Australia memberi 2 penalti buat UEA di waktu normal cuma karena persaingan perebutan bola didalam kotak penalti Indonesia. Diluar itu, Shaun cuma memberi kartu kuning buat pemain UEA yang tidak mematuhi Ilham Udin dengan keras serta dinilai wajar mendapatkan kartu merah.

Di dalam kekecewaan itu, Luis Milla ialah orang yang tampak sangat sedih dengan kapasitas wasit itu. Seringkali ia tunjukkan gestur emosional waktu laga berjalan.

Kekalahan Tim nasional Indonesia U-23 mengakibatkan Luis Milla tidak berhasil penuhi tujuan yang dikasihkan PSSI untuk maju ke semi final. Walau tidak berhasil, beberapa orang yang inginkan bekas pemain Real Madrid itu bertahan di Tim nasional Indonesia. Ditambah lagi, Indonesia akan melakukan AFF Cup pada November yang akan datang.

1. Irfan Jaya: Dia Pelatih Bagus
Pemain sayap Persebaya sebagai andalan Luis Milla di Tim nasional Indonesia U-23 ini mengutarakan jika Luis Milla mengubah besar di Scuad Garuda.

Irfan mengemukakan jika kedekatannya dengan semua pemain membuat Tim nasional Indonesia berkembang cepat di Asian Games 2018 walau pada akhirnya tidak berhasil lolos sesudah ditumbangkan UEA di set 16 besar. Menurut Irfan, Indonesia jadi bermain seperti Spanyol sesudah dilatih oleh Luis Milla.

2. Andritany: Sepakbola Kita Jadi Berlainan dari Sebelumnya
Keinginan supaya Luis Milla dipertahankan juga ada dari kiper, Andritany Ardhiyasa. Penjaga gawang Persija Jakarta itu memandang jika Luis Milla ialah pelatih yang berlainan dengan pelatih-pelatih awal mulanya.

Hal seperti ini ia lihat dari langkah bermain Tim nasional Indonesia. Sebelum Luis Milla melatih, Tim nasional Indonesia bermain dengan gegabah, tergesa-gesa, hingga sering umpan-umpannya bisa dibaca oleh lawan.

Akan tetapi waktu Luis Milla ada, alur permainan Indonesia mulai tercipta. Indonesia bermain lebih enjoy tetapi masih meneror gawang lawan. Andritany juga mengharap PSSI bisa menjaga bekas pelatih Tim nasional Spanyol U-21 itu.

3. Aji Santoso: Kredibilitas Milla Tidak Dapat Diragukan
Keinginan supaya Luis Milla dipertahankan juga hadir dari bekas pemain serta pelatih Tim nasional Indonesia, Aji Santoso. Legenda sepakbola Indonesia ini menyampaikan jika tiap-tiap kekalahan mesti ganti pelatih, Indonesia susah untuk berprestasi.

“Pelatih yang saat ini itu telah bagus. Walau tidak berhasil, tidak semestinya ditukar. Luis Milla pelatih yang mempunyai potensi. Pengalaman, kemampuan serta kredibilitasnya tidak disangsikan,” katanya pada mass media.

Aji Santoso sendiri mengaku permainan ciri khas Spanyol yang diaplikasikan Luis Milla di Tim nasional Indonesia U-23. Bola yang susah ditebak membuat lawan kesusahan untuk melawan serangan Indonesia.

4. Timo Scheunemann: Luis Milla Sayang Jika Diganti
Pelatih berkewarganegaraan Jerman ini telah diketahui di kelompok sepakbola Indonesia. Eks pelatih Persiba Balikpapan sempat menjabat menjadi Kepala Bagian Pembinaan Umur Awal PSSI. Seperti dikutip di account twitternya, Timo yang lahir di Kediri pada 1973 ini menyampaikan jika Luis Milla perlu waktu semakin banyak lagi untuk Tim nasional Indonesia.

“Luis Milla sayang jika ditukar. Satu, karena siapa saja perlu waktu, melatih bukan sulapan. Dua, dia lama mencari pemain serta pemilihannya telah pas, jika ditukar proses dari mulai awal lagi. Tiga, progres dengan permainan serta fisik jelas tampak,” catat Timo Scheunemann di twitternya, @coachtimo.

5. Evan Dimas: Semua Terserah PSSI, Tetapi Saya Ingin Luis Milla Bertahan
Bekas kapten Tim nasional Indonesia U-19, Evan Dimas Darmono, meningkatkan jumlahnya orang terpenting yang ingin Luis Milla bertahan. Evan mengutarakan jika Luis Milla ialah pelatih yang pintar serta dapat mengetahui ciri-ciri semua pemainnya.

Akan tetapi, Evan mengutarakan jika dianya tidak miliki hak atas karier Luis Milla. Pemain kelahiran Surabaya itu menyampaikan jika semua terserah PSSI. “Saya pribadi sich maunya dia(Luis Milla) bertahan.

Dia pelatih bagus serta pandai. Tetapi, semua terserah PSSI saja,” katanya pada mass media selesai laga menantang UEA.

About admin