Home / Berita Umum / BPN Tegaskan Tak Akan Laporkan Jokowi Ke Bawaslu

BPN Tegaskan Tak Akan Laporkan Jokowi Ke Bawaslu

BPN Tegaskan Tak Akan Laporkan Jokowi Ke Bawaslu – Dalam debat calon presiden ronde ke-2 yang diselenggarakan Minggu (17/2) malam, capres nomer urut 01 Jokowi menyentuh Calon presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto berkaitan kepemilikan tempat 330.000 hektare di Kalimantan Timur serta Aceh Tengah. Tim Prabowo memandang pengakuan calon presiden petahana menyerang personal bekas Danjen Kopassus itu. Bahkan juga, sebab pengakuan Jokowi, tim Prabowo sudah sempat memprotes ke KPU waktu interval debat.

Buntutnya, Team Advokat Indonesia Berjalan (TAIB) memberikan laporan Jokowi ke Bawaslu sebab dipandang lakukan penyebaran fitnah berkaitan kepemilikan tanah oleh Prabowo. Akan tetapi Direktur Advokasi serta Hukum Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad menyanggah memberikan laporan Jokowi.

Pihaknya akan tidak memberikan laporan Jokowi ke Bawaslu atas pendapat pelanggaran yang dikerjakan waktu debat antar calon presiden 17 Februari kemarin. Faktanya, sebab Prabowo melarang BPN lakukan laporan itu.

“Serta kami jika ingin lapor juga tidak bisa sama Pak Prabowo begitu loh,” kata Dasco pada wartawan, Rabu (20/2).

Walau BPN terasa Jokowi menyerang personal, Dasco menyatakan Prabowo belum pernah memberikan instruksi timnya untuk mengolah hal tersebut. Ia memandang peristiwa itu lumrah berlangsung waktu debat berjalan.

“Instruksi Pak Prabowo bukan begitu, kami kira itu bukan satu yang terpenting, namanya debat itu biasa. Tetapi kan skema kami beda, Pak Prabowo beda alurnya. Kalau terserang, ia masih tidak ingin menyerang. Jika skema Pak Jokowi begitu ya namanya debat,” katanya.

Untuk didapati, Team Advokat Indonesia Berjalan (TAIB) memberikan laporan Jokowi sebab dipandang lakukan penyebaran fitnah berkaitan kepemilikan tanah oleh Prabowo.

Jokowi dipandang melanggar Undang-Undang Nomer 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu Masalah 280 ayat 1 huruf c yang mengendalikan pelaksana, peserta, serta team kampanye pemilu dilarang mengejek seorang, agama, suku, ras, kelompok, calon serta atau peserta pemilu yang lainnya.

“Kami dari Team Advokat Indonesia Berjalan sudah memberikan laporan Calon presiden 01 dalam perihal ini Jokowi berkaitan dengan apakah yang beliau berikan saat debat di Hotel Sultan Jakarta. Jika pada beliau yang berikan lebih pada menyerang pribadi, fitnah,” tutur Djamalluddin Koedoeboen dari TAIB di kantor Bawaslu, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (18/2).

Menyikapi hal tersebut, Jokowi menyesalkan terdapatnya laporan itu. Ia melihat, lebih baik tidak memerlukan debat jika sedikit-sedikit dilaporkan.

“Ya debat waktu lalu saya pun dilaporkan. Debat yang minggu lantas pun dilaporkan, jika debat dilapor-laporin tidak perlu debat saja lah. Debat kok dilaporkan? Ya bagaimana?” kata Jokowi di pabrik PT Mayora Indah Tbk, Kabupaten Tangerang, Senin (18/2).

Jokowi menjelaskan, bila dalam debat ada yang salah atau pengakuan yang tidak sudi sudah pasti diberitahu oleh pihak Bawaslu.

“Kan telah ada, coba ketua Bawaslu serta komisioner Bawaslu berada di situ. Jika kurang lebih tidak anu (sesuai dengan ketentuan), tentu dibisiki,” kata Jokowi.

About admin