Home / Berita Umum / Kasus 212 Membuat Ma’ruf Amin Dekat Dengan Jokowi

Kasus 212 Membuat Ma’ruf Amin Dekat Dengan Jokowi

Kasus 212 Membuat Ma’ruf Amin Dekat Dengan Jokowi – Calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin cerita awal dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) . Ma’ruf sebagai Ketum MUI kerap berdiskusi kala saat perbuatan massa pada 2 Desember 2016 atau ‘Aksi 212’.

” Hasil dari penuturan, lantas ada sejenis chemistry, kok ada kecocokan-kecocokan banyak ide, inspirasi. Disana saya kerap bersua, bahkan juga kerap pun tampil berbarengan dalam event-event khusus. Bahkan juga kita kerap zikir berbarengan, ” kata Ma’ruf Amin kala dijumpai, Sabtu (10/11/2018) .

Ma’ruf memang keluarkan fatwa berkenaan pengakuan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bab surat Al-Maidah. Pengakuan itu dikira menistakan agama Islam.

Sehabis fatwa itu keluar, muncul pergerakan perbuatan massa menuntut polisi buat mengerjakan hukum Ahok yg tengah mencalonkan Gubernur DKI di Pemilihan kepala daerah 2017. Perbuatan massa itu diketahui Pergerakan Nasional Pembela Fatwa MUI (GNPF MUI) serta Perbuatan Bela Islam I pada 4 November 2016 (Perbuatan 411) . 1 bulan lantas diadakan Perbuatan Bela Islam II pada 2 Desember 2016 (perbuatan 212) .

Ma’ruf menyatakan dalam implementasi perbuatan itu pernah memisahkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dikarenakan ada ketaksamaan tempat implementasi perbuatan itu. Habib Rizieq Syihab mau perbuatan diadakan di Thamrin, tetapi Jenderal Tito Karnavian mau perbuatan itu diadakan di Masjid Istiqlal.

” Pak Tito maunya di Istiqlal, Habib Rizieq maunya di Thamrin. Wah, itu beresiko. Oleh sebab itu, saya rekomendasikan di Monas lantaran tengahnya, ” papar Ma’ruf.

Kala perbuatan 212 itu, Ma’ruf juga pernah menganjurkan Jokowi turut salat Jumat berbarengan peserta perbuatan di Lapangan Monas. Jokowi ikuti usul Ma’ruf dengan berjalan berbarengan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta beberapa menteri dari Istana Merdeka ketujuan Lapangan Monas dalam situasi diguyur hujan.

Selesai Ahok divonis Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Ma’ruf langsung membubarkan GNPF MUI serta pergerakan massa perbuatan 212. Diakui dia tak sepakat dengan mereka yg menyebutkan diri jadi Presidium Alumni 212 atau GNPF Ulama. ” Buat apakah? ” kata.

Singkat kata, Ma’ruf serta Jokowi makin mendalam kerap bersua diskusi membicarakan pembangunan bangsa sampai ekonomi keumatan. Jokowi lantas melirik Ma’ruf Amin yg menggagas arus baru ekonomi Indonesia buat menemani di Pemilihan presiden 2019.

” Namun saya tidak mengerti beliau menentukan saya jadi cawapres, itu di luar perkiraan saya, ” kata Kiai Ma’ruf.

About admin