Home / Berita Umum / Kirim Sabu 1,5 Kg, Sipir Lapas Lampung Ditangkap di Sumsel

Kirim Sabu 1,5 Kg, Sipir Lapas Lampung Ditangkap di Sumsel

Kirim Sabu 1,5 Kg, Sipir Lapas Lampung Ditangkap di Sumsel – Grup Reserse Naskoba Polres Banyuasin tangkap dua kurir sabu di jalan lintas timur, Banyuasin, Sumatera Selatan. Satu diantaranya kurirnya merupakan sipir Lapas di Lampung.

” Ada dua kurir sabu lintas propinsi yg kami tangkap. Satu diantaranya pegawai PNS atau sipir di Lapas Lampung, ” kata Kapolres Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dalam info terdaftar, Jumat (23/11/2018) .

Penangkapan berasal kala Sat Narkoba Polres Banyuasin terima laporan dari warga bakal ada pengiriman paket sabu dari Riau ke Lampung pada Jum’at (16/11) waktu lalu.

Memperoleh laporan itu, team paduan dari Terus, Reskrim serta Narkoba langsung periksa semua kendaraan yg melalui di Jalintim KM 42. Tak lama kemudian, ada suatu bus lintas propinsi melintas.

” Semua kendaraan udah kami cek. Sesuai ada bus lintas propinsi RAPI, kami cek langsung. Kelihatan ada penumpang yg sikapnya ketakutan serta ia lantas langsung dikontrol, nyata-nyatanya ada paket sabu 1, 5 Kg, ” kata Yudhi.

Team lantas langsung mengamankan kurir berinisial RE (36) . Paling akhir RE didapati merupakan sipir Lapas di Bandar Lampung.

Bahkan juga RE beberapa kali turut serta pengiriman sabu lantaran terlilit hutang perjudian. Penghasilan jadi kurir ini yg idenya bakal dimanfaatkan membayar hutang.

Tak berhenti pada RE, polisi langsung kejar pemeran beda. Bisa dibuktikan, seseorang wanita yg terima barang berinisial DJ (37) diamankan di Bandar Lampung.

” DJ ini dahulu tahanan di Lapas Bandar Lampung tempat RE kerja. Kerena RE punyai banyak hutang, ia narasi terhadap DJ serta ditawari jadi kurir sabu dengan penghasilan Rp 20 juta, ” ujarnya.

Sabu sendiri, dibawa RE dari Riau maksud Bandar Lampung. Sesudah itu sabu itu idenya disebarkan di Lampung serta seputarnya oleh DJ serta bandar yang lain.

Atas tingkah lakunya, ke dua kurir itu saat ini mesti mendekam di sel Mapolres Banyuasin. Kedua-duanya dijaring Clausal 114 serta Clausal 112 ayat (2) UU Narkoba dengan ultimatum hukuman mati.

About admin