Home / Berita Umum / Motof Menyebarkan Vidio Porno Karena Sakit Hati

Motof Menyebarkan Vidio Porno Karena Sakit Hati

Motof Menyebarkan Vidio Porno Karena Sakit Hati – Pemeran penebaran video porno pelajar di Ponorogo sebarkan video itu lantaran sakit hati. Permohonan interaksi intimnya tidak diterima korban.

Ada video porno dengan pemeran korban itu dikira lantaran didesak pemeran. Korban dikira didesak buat berkirim videonya ke pemeran.

” Korban serta pemeran ini punyai interaksi sepatutnya sepasang kekasih, sejak mulai tahun 2017, ” ujar Kapolres Ponorogo AKBP Radiant terhadap wartawan di Halaman Mako Polres Ponorogo, Senin (22/7/2019) .

Menurut Radiant, korban serta pemeran kerap bermalam di lain tempat tiada sepengetahuan orang-tua korban. Puncaknya, kali terakhir kala pemeran memohon melaksanakan interaksi intim korban menampik.

Selanjutnya pemeran lantas sebarkan video itu lewat penerapan penuturan lantaran sakit hati. ” Lantaran tidak diterima itu, selanjutnya pemeran sebarkan video itu, ” jelas Radiant.

Radiant memberi tambahan korban kerapkali berkirim video atau poto porno ke pemeran sampai sejumlah beberapa puluh lewat penerapan penuturan.

” Peluang korban ini didesak pemeran buat berkirim poto atau video porno itu, ” katanya.

Sekarang ini pemeran sebagai pengangguran itu mesti melakukan saat hukuman di Rutan Polres Ponorogo. Walaupun pernah kabur ke Gresik, pemeran dapat ditangkap selang 2 hari dari laporan korban.

” Pemeran kami amankan, ” pungkas ia.

Pemeran digunakan Clausal 81 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2014 terkait Perlindungan Anak dengan ultimatum hukuman 16 tahun penjara. Dan Clausal 45 ayat (1) UU RI No. 19 Tahun 2016 terkait pergantian atas UU No. 11 Tahun 2008 terkait Kabar serta Transaksi Elektronik dengan ultimatum hukuman 6 tahun penjara.

About admin