Home / Berita Umum / Pelaku Penembakan Seorang Pengusaha Diduga Pembunuh Bayaran

Pelaku Penembakan Seorang Pengusaha Diduga Pembunuh Bayaran

Pelaku Penembakan Seorang Pengusaha Diduga Pembunuh Bayaran – Masalah penembakan pada seseorang entrepreneur bernama Suherdi (44) sebutan lain Herdi di Penjaringan, Jakarta Utara, disangka kuat bukan pembunuhan umum. Kriminolog Kampus Indonesia Josias Simon yakini aktor adalah pembunuh bayaran.

Josias lihat alur yang dikerjakan aktor hampir sama dengan kasus-kasus penembakan awal mulanya. Seperti masalah penembakan pada bekas Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada 2001, eksperimen pembunuhan pada Direksi PT Bermacam Sakti Bhakti (Asaba) Boedyharto Angsono serta Paulus Teja Kusuma pada 2003.

Masalah dengan alur sama sempat juga menerpa Direktur BUMN PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasrudin, pada 2009. “Polanya hampir serupa. Memakai motor serta menembak korbannya, ” tutur Josias, Minggu (22/7/2018).

Josias meneruskan, beberapa korban alur semacam ini biasanya adalah orang terpenting. Karena itu, ia yakini aktor penembakan pada Herdi dikerjakan profesional.

Walau demikian, Josias yakin polisi bisa membuka masalah ini. Ia juga memohon polisi masih mencari latar belakang korban dan menyisir gerakan korban di tempat. Polisi diyakninya bisa mengungkap muka aktor lewat rekaman CCT di jalan. “Suka tidak senang mesti di papar, ” tuturnya.

Menurut Josias, pembunuh bayaran di Jakarta sampai saat ini masih tetap tersebar luas. Bermacam masalah terjadi akan tetapi tidak di ketahui umum karena polisi tertutup. “Saya fikir bukan rawan waktu jauh. Ini kerap berlangsung, hanya mereka (polisi) menutupinya, ” kata Josias.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustaqim, menyampaikan, pihaknya masih tetap menyelidiki masalah ini. Pihaknya sekarang ini tengah menanti dari hasil Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Dari itu nanti pihanya bisa menyimpulkan jarak tembak aktor.

Ia pastikan aktor bukan bandit jalanan umum seperti begal, jambret, ataupun perampok. Karena dari tempat peristiwa polisi tidak temukan barang korban yang hilang.

Di ketahui, Herdi meninggal mengenaskan tidak jauh dari tempat tinggalnya di Jelambar Aladin, RT 03/06, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (20/7/2018) malam kemarin.

Menurut saksi, Herdi meninggal ditempat sesudah ditembak dari jarak dekat seputar 5-6 mtr.. Tubuhnya rubuh sesudah timah panas aktor tembus dada serta kepalanya.

About admin