Home / Berita Umum / Pencari Suaka Tahan Mobil UNHCR Dan Polisi Harus Turun Tangan

Pencari Suaka Tahan Mobil UNHCR Dan Polisi Harus Turun Tangan

Pencari Suaka Tahan Mobil UNHCR Dan Polisi Harus Turun Tangan – Pelacak suaka asal Afganistan meredam mobil perwakilan UNHCR yang akan tinggalkan tempat penampungan mereka di Kalideres, Jakarta Barat. Polisi selanjutnya turun tangan.

di muka bekas Gedung Kodim Jakarta Barat, Jalan Bedugul, Kalideres, Jakbar, Jumat (12/7/2019), beberapa pelacak suaka asal Afganistan meredam mobil perwakilan UNHCR lewat cara duduk di muka mobil. Ada seputar 50 orang pelacak suaka yang meredam mobil UNHCR. Beberapa pelacak suaka terjebak pembicaraan dengan faksi UNHCR.

Satu diantara pelacak suaka, Fawad Asmi (21), menerangkan ia bersama dengan kawan pelacak suaka lain sudah sempat dijanjikan akan didaftar faksi UNHCR. Tetapi sampai siang mereka belum didaftarkan. Mereka lalu tuntut apa yang menurut mereka sudah dijanjikan itu

“Kan ini ada perwakilan UNHCR, kita meminta register dari mereka. Barusan mereka janjinya register tetapi sesudah habis makan, mendadak mereka katakan ‘kita tidak katakan, kapan kita katakan register?’ Dikarenakan itu beberapa orang duduk sini, mengapa mereka bohong sama kita,” tutur Fawad dalam bahasa Indonesia terbata-bata.

Fawad menjelaskan pendaftar ke UNHCR supaya memperoleh makanan serta sarana. Mereka minta proses geser ke negara penampung pelacak suaka dipermudah.

“Agar bisa makan bisa tempat tidur, sarana serta proses sebab mereka telah lama di sini, telah raih nunggu-nunggu terus ya,” tuturnya.

Ini membuat Kasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Haru M harus turun tangan untuk mengatasi kondisi ini. Haru minta beberapa faksi untuk sama-sama menghargai.

“Semua ada tahapannya. Ini saya polisi di sini jadi penengah. Sama-sama hormati serta hargai,” tutur Haru pada beberapa pelacak suaka.

Haru juga minta beberapa pelacak suaka biarkan mobil UNHCR pergi. Kemudian pelacak suaka bisa terlibat perbincangan dengan perwakilan UNHCR di bekas Gedung Kodim Jakarta Barat.

“Ini jika (mobil) disandera ini bagaimana? Kelak tahapannya ada. Jika di sini berseteru tidak usai. Tidak dapat usai jika ini,” kata Haru.

Sampai jam 18.28 WIB, beberapa pelacak suaka masih meredam mobil dam perwakilan UNHCR. Mereka masih duduk di muka mobil serta menunggu kejelasan.

Beberapa pelacak suaka ini awalnya telantar di trotoar Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Sekarang ini jumlahnya pelacak suaka tempati bekas gedung Kodim makin bertambah. “Paling akhir, nyatanya saya up-date paling akhir lebih dari 1.100,” sebut Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah waktu dihubungi terpisah.

About admin