Home / Berita Umum / Polisi Tangkap Suami-Istri Penjual Pil Teler ke Pelajar Bandung

Polisi Tangkap Suami-Istri Penjual Pil Teler ke Pelajar Bandung

Polisi Tangkap Suami-Istri Penjual Pil Teler ke Pelajar Bandung – Nekat jualan pil teler, suami-istri, inisial BD serta NG, diangkut team Satnarkoba Polres Bandung. Polisi tangkap BD serta NG di kediamannya, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/9). Barang untuk bukti berbentuk pil psikotropika diambil aparat dari tangan kedua-duanya.

Masalah ini tersingkap berdasar pada penyelidikan polisi. Usaha ilegal dijalani suami-istri itu dibongkar anggota yg menyamar menjadi konsumen. Ke-2 terduga gak bisa berkelit kala petugas geledah serta menemukannya beberapa ratus butir pil teler.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengemukakan mengatakan beberapa customer yg beli pil teler dari BD serta NG beraneka kelompok yg salah satunya pelajar. ” Hasil pengecekan, konsumennya ada yg masih tetap pelajar, ” ujar Indara di Mapolres Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/9/2018).

BG serta NG digiring polisi ke halaman halaman Mapolres Bandung kala titel masalah. Kedua-duanya memakai pakaian tahanan berwarna kuning.

Kedua-duanya mengakui mengedarkan pil teler di lokasi Paseh, Kabupaten Bandung. Usaha itu telah berjalan hampir saat 1 tahun. Hasil penjualan pil teler ini kedua-duanya menyimpan keuntungan Rp 60 ribu per butir.

Menurut Indra, BD mendapatkan beragam pil teler itu dari istrinya NG yg beli melalui seorang inisial MM, yg saat ini berstatus buron. Mereka bertransaksi di daerah Leuwipanjang, Kota Bandung.

” Dia menyalahgunakan, jual beli obat di tempat tinggalnya, melayani konsumen yg ada ke tempat tinggalnya, ” ujar Indra didampingi Kasatnarkoba Polres Bandung AKP Wahyu Agung.

Tidak hanya BG serta NG, polisi membeberkan masalah narkoba yang lain dengan jumlahnya terduga empat orang. Indra memaparkan pengungkapan masalah ini berjalan dalam rentang waktu tujuh hari.

” Satresnarkoba saat seminggu paling akhir ini sukses tangkap enam orang terduga di lima TKP. Berada di Baleendah, dua di Dayeuhkolot serta Paseh. Dari ke enam terduga ini, kami amankan sabu, ganja serta psikotropika, ” kata Indra.

About admin