Home / Berita Umum / Raziaan Di Jalan Kampung Di Persoalkan

Raziaan Di Jalan Kampung Di Persoalkan

Raziaan Di Jalan Kampung Di Persoalkan – Razia kepolisian di jalan kampung ramai diulas warganet. Foto-foto tindakan kepolisian serta motor-motor yang diangkut memakai pickup itu menyebar di sosial media Facebook. Warganet bahkan juga terjebak pembicaraan masalah bisa serta tidaknya razia itu dikerjakan.

Warganet memandang razia itu tidak bisa dikerjakan di jalan kampung sebab dipandang menyalahi ketentuan. Beberapa tangkapan monitor menguatkan alasan mereka. Beberapa yang lain memberi dukungan langkah kepolisian untuk kurangi tindakan kejahatan sekaligus juga peredaran motor bodong atau hasil curiUlama Aceh Dukung Poligami Di Aceh – Front Pembela Islam (FPI) Aceh memberi dukungan langkah Dewan Perwakilan Rakyat Acehan.

“Ari sugan teh raziaan ngan di jalan raya wungkul,gening ayna mh k jalan kampung ge aya nya..tempat cibancet arah saolin cikidang (Disangka razia cuma di jalan raya saja, nyatanya saat ini ke jalan kampung ada juga. Tempat Cibancet, arah saolin Cikidang),” catat pemilik account Rachmat Hidayat.

Tetapi banyak komentar yang bela langkah razia yang dikerjakan kepolisian.

“Bagus rajia dimana saja yg penting ada surat perintah nya mungkin sebab saat ini bnyk motor hasil pencurian serta bagus nya motor bodong nya di angkut selanjutnya di umumin sm faksi kepolisin siapa saja yg sudah pernah kehilangan mengambil ke polres apa ke polsek dengan sarat bw kelengkapan surat2 nya itu yg menurut saya bagus,” komentar pemilik Tenti Heryanti.

Razia Kendaraan di Jalan Kampung Disoal, Ini Kata Kapolres SukabumiFoto: tangkapan monitor sosial media

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mulai bicara berkaitan hal tersebut. Ia ungkap razia dikerjakan kepolisian malah umumnya bermula dari laporan masyarakat.

“Itu ialah usaha mencegah atau mencegah atau bahkan juga ada info peredaran narkoba atau masyarakat melapor beredar banyak motor-motor hasil kejahatan di daerah mereka. Tidak hanya dari masyarakat, laporan ini juga bisa bersumber dari intelijen,” kata Nasriadi lewat sambungan telephone, Minggu (7/7/2019).

Nasriadi menjelaskan razia yang dikerjakan di daerah Kecamatan Cikidang atau jalan yang diketahui dengan panggilan Jalan Saolin dibarengi dengan surat perintah dan beberapa nama anggota yang bekerja.

“Itu (razia) sah, ada surat perintahnya juga. Sisi dari Pekerjaan Kepolisian Yang Dinaikkan (KKYD). Hasil dari razia itu petugas temukan pemilik motor yang tidak dapat memberikan surat-suratnya. Kita amankan, saat pemiliknya hadir serta dapat memberikan beberapa surat akan kita beri kembali,” katanya.

Nasriadi minta warganet tidak untuk asal bagikan posting di sosial media sebelum infonya terverifikasi, ada jerat pidana untuk posting itu.

“Polri sekarang ini ke arah Profesional Kekinian serta Paling dipercaya atau Promoter, kami akan terbuka serta transparan menerangkan saat warga ingin tahu pekerjaan kepolisian. Saat ditampilkan ditambah dengan cerita yang belum pasti benar serta suara memprovokasi akan ada masalah yang dipakai,” sebut Nasriadi.

About admin