Home / Berita Umum / Satpol PP Segel Panti Pijat & Karaoke Akibat Tak Memiliki Izin

Satpol PP Segel Panti Pijat & Karaoke Akibat Tak Memiliki Izin

Satpol PP Segel Panti Pijat & Karaoke Akibat Tak Memiliki Izin – Panti pijat mesum serta karaoke V&S di Jalan Satria Raya No 5, Jelambar, Grogol Petamburan, disegel Satpol PP Jakarta Barat (Jakbar). Penyegelan dikerjakan karena panti pijat mesum itu tidak kantongi izin komplit.

Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat, menyampaikan, tidak ada perlawanan waktu pihaknya lakukan penyegelan. Semuanya karyawan merelakan tempat kerja mereka itu ditutup. Sedang pengunjung keluar dengan sendirinya.

“Ini dikerjakan sesudah kami menyelidiki serta tahu surat izinnya belumlah komplit, ” tutur Tamo saat di konfirmasi Minggu (22/7/2018).

Sampai kini, kata Tamo, pihak V&S telah ajukan izin pada upayanya, akan tetapi pihak Service Terpada Satu Pintu (PTSP) belumlah menyepakati. Tetapi bukannya melakukan perbaikan prasyarat yang disuruh, griya itu justru beroperasi dengan cara ilegal.

Catatan berikut sebagai argumen Satpol menyegel griya ini. Diluar itu, beberapa warga mengakui mengeluhkan kehadiran griya itu. “Kami segel hingga sampai perizinan di setujui PTSP, ” tegas Tamo.

Untuk mengawasi supaya griya itu tidak beroperasi kembali, Satpol PP sudah tempatkan personil di lokasi itu. Mereka akan berjaga serta pastikan griya tidak kembali beroperasi.

Pantauan di lapangan, griya saat ini tertutup rapat. Pintu masuk juga sudah tersegel. Dua orang personil Satpol PP terlihat berjaga mengawasi tempat itu. Mereka duduk di dekat pintu gerbang masuk griya.

Walau tidak berkomentar banyak, mereka mengaku penjagaan ini dikerjakan atas perintah pimpinan. “Setiap sore bergantian, ” kata salah seseorang personil Satpol PP.

Wahyu (36), salah satunya warga mengaku griya ini sudah ada semenjak satu bulan kemarin. Sejak di buka, griya cukuplah ramai dengan pengunjung, terpenting mendekati malam. Mereka hadir penuhi tempat parkir. “Rame bangat, membuat bising mas, ” kata Wahyu.

Walau tempat itu seperti diskotek, akan tetapi warga menyangka tempat itu terselubung. Karena mendekati sore hari saat tempat ingin beroperasi, beberapa wanita kenakan pakaian seksi masuk ke.

Sedang saat malam hari, wanita itu keluar dengan keadaan mabuk berat. “Mereka lalu ada yang pulang naik mobil atau motor, ” ujarnya.

About admin