Home / Berita Umum / Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin Ingatkan Tim Prabowo Tidak Mengintervensi Hukum

Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin Ingatkan Tim Prabowo Tidak Mengintervensi Hukum

Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin Ingatkan Tim Prabowo Tidak Mengintervensi Hukum – Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno minta polisi tidak tergesa-gesa masalah penentuan terduga baru di masalah hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet. Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin memperingatkan tim Prabowo-Sandi supaya tidak intervensi hukum.

“Jika itu, politisi janganlah intervensi hukum,” kata Wakil Ketua TKN, Johnny G Plate, Minggu (7/10/2018) malam.Johnny memandang aksi yang dikerjakan BPN Prabowo-Sandi itu makin menunjukkan bila kelompoknya memang senang mengintervensi hukum. Menurut dia, negara ini akan begitu bahaya bila politisinya mengintervensi hukum.

“Bahaya negara jika politik mengintervensi hukum. Kita berikan saja ke polisi supaya mencari langkah yang cepat,” katanya.

Ia minta pengusutan masalah Ratna Sarumpaet ini diserahkan sepenuh ke pihak kepolisian. Johnny mengharap pihak kepolisian selekasnya menginvestigasi selesai masalah kebohongan Ratna serta tangkap peluang kertelibatan beberapa pihak tidak hanya Ratna.

“Janganlah takut, jika memang telah sebar hoaks janganlah takut, berikan itu ke aparat hukum supaya selekasnya diperlihatkan hidungnya perusak demokrasi kita dengan hukum. Kekuatan pelanggaran UU ITE jelas sekali. Disebarluaskan berita yang belumlah di konfirmasi ke ruang umum. Tangkap itu semua meminta keterangannya. Jangan pernah ini menghalangi proses demokrasi kita,” papar Johnny.

Awal mulanya, Direktur Advokasi serta Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad, minta polisi tidak tergesa-gesa memutuskan dalam masalah Ratna. Dasco ikut mengimbau polisi untuk berjalan cepat dalam masalah lainnya.

“Kita ikut meminta polisi janganlah tergesa-gesa, mesti dengan analisis mendalam. Jika itu masih dikerjakan polisi, kita akan masih lakukan upaya-upaya yang sesuai dengan prosedur hukum. Kita ikut meminta, jika dalam masalah ini polisi dapat cepat, banyak pula perkara-perkara lainnya yang polisi mesti demikian,” kata Dasco waktu dihubungi, Minggu (7/10).

Polri menyatakan tetap akan meneruskan proses hukum sesuai dengan prosedur. Penyidik yang menginvestigasi masalah itu tidak dapat diintervensi.

“Penyidik tidak dapat ditata, penyidik ingin mengambil keputusan terduga atau penyidik tidak mengambil keputusan terduga, tidak dapat ditata. Minta maaf penyidik tidak dapat ditata. Itu untuk kebutuhan penyelidikan, oh tidak bisa ada.. Tidak dapat,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto waktu dihubungi terpisah.

About admin